FRAMING PEMBERITAAN AKSI TERORISME DI MEDIA ONLINE

Victor Andreas Simanjuntak

Abstract


Tujuan dan kajian penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara, sikap serta kebijakan media massa dalam mengangkat sebuah peristiwa aksi terorisme untuk kemudian dituliskan dalam bentuk berita. Berdasarkan teori kajian framing, media massa dalam mengumpulkan fakta, menuliskan fakta didasarkan pada kepentingan politik, kepentingan ekonomi serta visi dan misi media massa itu sendiri. Melalui kajian framing pula diketahui bahwa masing-masing media akan mengumpulkan fakta, membuang fakta dan menyembunyikan fakta berdasarkan kebijakan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode framing analisa teks berita. Hasil penelitian menunjukkan Detik.com memframing kejadian ini sebagai aksi kriminalitas biasa dan cenderung menghindari pemberitaan yang menjurus pada faktor agama sebagai pemicu peristiwa.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Citra